Tadi sore youth impact Solo mengadakan community service special Valentine: Love About. Firman Tuhan tadi dibawakan oleh Mas Panggah yang mana amazing banget ngeet ngeeet ngena nya hahaha.. Well, Firman Tuhan tentang pasangan hidup ;;).
Dari Firman Tuhan tersebut aku disadarkan beberapa hal dan belajar banyak hal.
Kejadian 2:18 --> TUHAN Allah berfirman: "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia."
Tahukah kamu dari ayat tersebut di atas menandakan bahwa manusia berpasang-pasangan adalah inisiatif Tuhan sendiri. Dan Tuhan memberikan pasangan hidup buat kita sebagai penolong dan sepadan.
Penolong
Penolong bukan perong-rong. Penolong sudah pasti saling tolong menolong dan saling membantu.
Kalau dalam sebuah hubungan dan kadar bahagia jauh lebih sedikit, coba cek ulang apakah itu benar-benar yang Tuhan sediakan untuk kita sebagai penolong kita?
Sepadan
Sepadan. Terkadang banyak yg sering tidak mengerti maksud sepadan.
Bukan berarti kalo A maka A juga.
Kalo B brati B juga. Tidak. Tidak selalu begitu
Dan tidak selalu yang dikatakan sepadan adalah yang seiman. Tidak. Tetapi lebih kesepadanan tingkat kerohanian yg dimiliki, misalnya.
Kalau hanya bermodalkan cinta tok itu tidak dinamakan sepadan. Apabila ada hal2 sisi negatif dari orang yang kita cintai dan sekirannya tidak bisa disesuaikan ke arah masa depan kita lebih baik ditinggalkan. Jangan dipaksakan karena sudah cinta.
Baiklah jadi aku sadar, memang kalau dalam sebuah hubungan dan kita merasa tidak bahagia buat apa dilanjutkan lagi? Bukankah justru malah membuang2 waktu saja? Iya..membuang-buang waktu untuk menilik siapakah the Mr (or Ms.) Right ;)
Dan dalam sebuah hubungan jikalau ada ketidak cocokan yang sekiranya tidak bisa di sinkronisasikan (di tolerir) dengan diri sendiri di masa depan nanti, lebih baik tidak usah saja. Sungguh. Jangan main asal "jalanin dulu" aja. Please urusan begini perasaan mengambil peranan besar. Dan perasaan seseorang gak bisa "jalanin dulu" yang terkesannya temporary begitu. Tidak temporary bagi yang benar2 serius.
Libatkan Tuhan dan juga orang tua dalam pencarian pasangan hidup.
Jangan tergesa-gesa. Bergaulah dengan banyak orang dan temukan yang sesuai dengan kriteria.
Doakanlah kriteria seperti apa yang kamu inginkan :)
Itulah rangkuman yang saya simpulkan dari Firman Tuhan yang saya dengar tadi.
God bless you :)
Ohya..carilah yang terbaik bukan yang seadanya :)
Dari Firman Tuhan tersebut aku disadarkan beberapa hal dan belajar banyak hal.
Kejadian 2:18 --> TUHAN Allah berfirman: "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia."
Tahukah kamu dari ayat tersebut di atas menandakan bahwa manusia berpasang-pasangan adalah inisiatif Tuhan sendiri. Dan Tuhan memberikan pasangan hidup buat kita sebagai penolong dan sepadan.
Penolong
Penolong bukan perong-rong. Penolong sudah pasti saling tolong menolong dan saling membantu.
Kalau dalam sebuah hubungan dan kadar bahagia jauh lebih sedikit, coba cek ulang apakah itu benar-benar yang Tuhan sediakan untuk kita sebagai penolong kita?
Sepadan
Sepadan. Terkadang banyak yg sering tidak mengerti maksud sepadan.
Bukan berarti kalo A maka A juga.
Kalo B brati B juga. Tidak. Tidak selalu begitu
Dan tidak selalu yang dikatakan sepadan adalah yang seiman. Tidak. Tetapi lebih kesepadanan tingkat kerohanian yg dimiliki, misalnya.
Kalau hanya bermodalkan cinta tok itu tidak dinamakan sepadan. Apabila ada hal2 sisi negatif dari orang yang kita cintai dan sekirannya tidak bisa disesuaikan ke arah masa depan kita lebih baik ditinggalkan. Jangan dipaksakan karena sudah cinta.
Baiklah jadi aku sadar, memang kalau dalam sebuah hubungan dan kita merasa tidak bahagia buat apa dilanjutkan lagi? Bukankah justru malah membuang2 waktu saja? Iya..membuang-buang waktu untuk menilik siapakah the Mr (or Ms.) Right ;)
Dan dalam sebuah hubungan jikalau ada ketidak cocokan yang sekiranya tidak bisa di sinkronisasikan (di tolerir) dengan diri sendiri di masa depan nanti, lebih baik tidak usah saja. Sungguh. Jangan main asal "jalanin dulu" aja. Please urusan begini perasaan mengambil peranan besar. Dan perasaan seseorang gak bisa "jalanin dulu" yang terkesannya temporary begitu. Tidak temporary bagi yang benar2 serius.
Libatkan Tuhan dan juga orang tua dalam pencarian pasangan hidup.
Jangan tergesa-gesa. Bergaulah dengan banyak orang dan temukan yang sesuai dengan kriteria.
Doakanlah kriteria seperti apa yang kamu inginkan :)
Itulah rangkuman yang saya simpulkan dari Firman Tuhan yang saya dengar tadi.
God bless you :)
Ohya..carilah yang terbaik bukan yang seadanya :)
Comments
Post a Comment