Apa yang membuatku menyukai hujan:
1. Udara yang dingin
Hembusan udara yang menyapu perlahan menyentuh kulitku. Dan seolah berhasil menembus sampai rongga dadaku. Sejuk. Sekalipun mungkin banyak yang tak menyetejuinya, namun di satu sisi itu menenangkan jiwa. Tentu saja paling tidak bagiku sendiri.
2. Tetesan hujan yang berjatuhan
Suara-suara hujan yang berjatuhan tak karuan. Berkali-kali memicu rasa kantuk tak tertahankan. Lagi-lagi aku sering dibuat ketiduran.
3. Jatuhnya hujan sampai ke tanah
Melihatnya meluncur ke suatu tujuan. Ke tanah, genting, daun, pepohonan, ataupun jalanan. Memandang dari balik jendela merupakan hal yang indah untuk dilakukan. Terlebih saat aku duduk memandangnya dari teras di atas resban.
4. Aroma tanah yang dibasahi hujan
Harum yang tidak dapat dijelaskan dengan kata-kata namun bisa menjadi aroma terapi. Menyenagkan dan begitu menyegarkan. Aroma yang hanya muncul ketika hujan datang.
Sent from my BlackBerry� smartphone
1. Udara yang dingin
Hembusan udara yang menyapu perlahan menyentuh kulitku. Dan seolah berhasil menembus sampai rongga dadaku. Sejuk. Sekalipun mungkin banyak yang tak menyetejuinya, namun di satu sisi itu menenangkan jiwa. Tentu saja paling tidak bagiku sendiri.
2. Tetesan hujan yang berjatuhan
Suara-suara hujan yang berjatuhan tak karuan. Berkali-kali memicu rasa kantuk tak tertahankan. Lagi-lagi aku sering dibuat ketiduran.
3. Jatuhnya hujan sampai ke tanah
Melihatnya meluncur ke suatu tujuan. Ke tanah, genting, daun, pepohonan, ataupun jalanan. Memandang dari balik jendela merupakan hal yang indah untuk dilakukan. Terlebih saat aku duduk memandangnya dari teras di atas resban.
4. Aroma tanah yang dibasahi hujan
Harum yang tidak dapat dijelaskan dengan kata-kata namun bisa menjadi aroma terapi. Menyenagkan dan begitu menyegarkan. Aroma yang hanya muncul ketika hujan datang.
Sent from my BlackBerry� smartphone
Comments
Post a Comment