Terkadang orang suka bertanya pada dirinya sendiri akan sebuah emosi pada seseorang, misal:
"Dia suka sama aku gak?"
"Dia masih sayang aku gak?"
"Dia marah gak ya sama aku?"
Kuberitahu satu hal, pada dasarnya manusia dapat membaca emosi yang dikeluarkan oleh seseorang secara tidak langsung, maksudnya adalah dari tindakan (atau mungkin bahasa tepatnya gelagat) dan wajah yang dicerminkan dari orang tersebut. Namun orang yang bersangkutan langsung sering tidak menyadari aura dari sebuah emosi balik akan lawan perannya. Entahlah, semacam ada yang menghalangi mereka untuk melihatnya. Atau untuk beberapa kasus ada alasan tersendiri yang membuat mereka 'pura-pura' tidak tahu.
Ya, manusia normal (dan netral) dapat melihat apakah orang tersebut menyukai atau tidak terhadap lawan perannya. Atau hal lain yang bersangkutan dengan sebuah emosi. Bagaimana bisa? Tentu saja bisa. Sangat bisa. Kita dibekali akal pikiran dan budi pekerti oleh Tuhan, maka kita secara tidak langsung kita dapat memprediksi hubungan timbal balik seseorang.

Comments
Post a Comment