Skip to main content

Perfectness of Unperfected

Tadi malem salah satu sohib SOMPIIOO gue dateng, biasalah kita suka share bareng nd saling bagi-bagi informasi sama cerita yang dialami. Dia cerita soal yah macam-macam, cerita soal cowok dia dan dia. Juga cerita soal mantan cowonya dia…hmm yg jelas gue ga mau bahas di sini, gue bukan mau bahas itu, hehe. Tapi ada ucapan dia yang bikin gue tersindir. Errr bukan tersindir sih, tapi menohok gue banget. Kalo di komik gitu pasti ada tulisan “ZLLEEBB!” gede banget yang menusuk dadaku *hahha lebaay -______-

Ini soal cowok dia, yang bilang ke dia begini: “Aku lebih suka sama cewe yang apa adanya bukan cewe yang sok perfect dihadapan pacarnya.

Yak, cut sampe di sini.

Ehem, gue ngerasa tertohok karena gue dulu gitu ! Gue selalu berusaha untuk se-perfect mungkin di hadapan (mantan) cowok gue itu. Dan karena gara-gara itu gue ngerasa kaya bukan pribadi gue yang REAL. BENERAN gue yang cerewet begini bisa jadi super pendiem kalo berdua doang sama dia, dan MAKIN DIEM kalo pas gue ada sama dia dan temen-temennya. Kecuali pas gue lagi curhat hehe tapi selebihnya gue kaya malu-malu kucing AMPUN DAH GUE INI. Ternyata itu bikin dia engga nyaman, dan gue lama-lama sadar, dan gue niat buat ngubah sikap gue. Tapi sayangnya gue telat, dia minta putus sama gue, dan geblegnya gue setuju. Padahal maksud gue bukan beneran ‘iya’, galah pas itu gue masih sayang banget. Speechless pas dia minta putus, sampe gue nangis di jalanan. Padahal tadinya gue pengen ketemuan ngelarin konflik.

Gara-gara itu gue nyesel se nyesel – nyeselnya kenapa gue pake acara pengen kelihatan perfect di depan dia. Karena dengan begitu malah bikin dia engga nyaman. Dan ternyata cowok itu engga suka sama yang pengen kelihatan perfect gitu…padhal kan maksud si cewe biar si cowok seneng.

Perfect gue ini gini loh: gue jaim, terus kalo tau dia bakal mau kerumah gue udah nyiap2in dulu. Gitu hehem gatau deh gue kenapa.

Kadang gue bingung aja. Tapi gue ga bisa ngejelasin kata-kata bingung ini. Hemm… Dan satu pelajaran lagi: jujur aja sama diri sendiri dan orang lain soal apa saja, dalam hal ini adalah soal pribadi.

Kita emang ga sempurna, ga ada manusia yang sempurna di muka bumi ini. Kita memang bukan mencari kesempurnaan, dan ternyata berusaha untuk sempurna pun ada sisi yang pro dan kontra.

Comments

Popular posts from this blog

Backpacker Japan March 2017: Hello Japan!

Departure Day Tanggal: 12 Maret 2017 Hari yang ditunggu akhirnya datang juga, pertama kali akan pergi backpacker sampai ke Jepang. Dari jam 06:00 pagi aku sudah arrive di Soekarno Hatta. Pesawat akan depart jam 08:30 pagi. Ini pertama kalinya juga pegang e-passpor, dan mencoba menggunakan auto gate di bandara Soekarno Hatta. Pas antri di bagian auto gate, aku sambil memperhatikan bagaimana cara orang di depan menggunakan auto gate, maklum pertama kali hihihi.. Dan ternyata menggunakan auto gate itu bukanlah proses yang mulus bagi semua orang, termasuk aku haha.. Beberapa kali aku harus merubah posisi e-passport dalam proses scanning. Setelah di bantu oleh petugas, akhirnya berhasil juga. Setelah sekitar 2 jam penerbangan, sampai juga di Kuala Lumpur. Karena tiket penerbangan yang aku beli Flythru, jadinya aku tidak perlu keluar Imigrasi. Tetapi aku harus berjalan ke bagian connecting flight. Lagi, barang-barang kita akan di scan x-ray. Lalu, barulah aku berusaha untuk men...

The 4th Dimension

By: Ps. Yonggi Cho (Korea Selatan) Manusia hidup di dimensi ke-3 (ruang, isi, dan waktu). Kalau binatang berada pada di dimensi ke 2. Tetapi ada tingkatan yang lebih tinggi, yaitu dimensi ke-4, dimensi yang tidak dapat dicapai oleh manusia. Dimensi ke-4 adalah dimensi-Nya Tuhan. Tuhan ada dari dulu, sekarang, esok dan selamanya. Roh kita bisa masuk ke dimensi 4 karena kasih Tuhan. Ingin berhasil?! Ketahuilah dimensi-Nya Tuhan. MUJIZAT MASIH ADA!!! Mujizat masih ada dan untuk semua orang! Ingin Mujizat terjadi? Thinking (Pikiran)   Ubahlah pola pikir kita. Berpikirlah hal-hal positif dan kata-kata yang membangun bahwa kita bisa. Buang pikiran negatif dan pikiran-pikiran "tidak bisa" Kita adalah orang-orang yang diurapi Roh Kudus. Berpikir positif = Mujizat mendekat Faith (Iman)  Roma 1:17 Tuhan selalu menyertai orang-orang yang mempunyai iman. Berdoalah dengan beriman. Punya iman + percaya Tuhan + Imani kuasa Tuhan + Imani goals kita Fokuslah dalam berdoa. Perc...

Witing Tresno Jalaran Saka Kulina

Teruntuk: Muridku, si adek kecil yang tidak merasa cantik dan mengiyakan dirinya jelek meski aku bersikukuh mengatakan bahwa kamu manis. November 2011 – Januari 2012. Halo Dek Amel yang biasa di panggil Dek Memey (dan yang aku baru tahu beberapa minggu setelah mendampingimu les, arti Memey = adik perempuan dalam bahasa Mandarin)! Gak kerasa yaa udah 3 bulan kamu jadi muridku, dan aku menjadi guru lesmu versi 2.3 –gingerbread (?). Hari pertama aku berkunjung ke rumahmu jujur saja detak jantungku berdegub kencang. Pikiran kemana-mana, dan juga rasa penasaranku pun timbul. Aku bertanya-tanya seperti apakah kamu? Adik kecil yang lucukah? Adik kecil yang penurutkah? Atau yg cupu kah? Aku turun dari motor, namun bukan kamu yang keluar, melainkan Bibi yang mengasuhmu keluar membukakan pagar. Kemudian disusul dengan kakak lelakimu keluar, mungkin hanya sekedar untuk melihat siapa guru les baru mu. Aku mengumbar senyum manis dan hangat. Bukaaaan! Bukan karena kakak lelakinya yang keluar itu ...