Skip to main content

Lagi Lagi dan Lagi

Lucu sekali. Kalau kalian adalah user aktif twitter pasti tahu apa yang sedang menjadi TT alias Trending Topics, dulu Rana. Sekarang Marsha. Syukur kalo TT nya yang positive..lah ini? negatif semua. Lagipula oh ayolah sebenarnya ini lagi lagi masalah sepele yang di besar besarkan.


Wajar saja apabila dalam bersosialisasi menimbulkan beberapa hal yang tidak duga. Dalam kasus Marsha ini adalah menyerempet dengan kesenjangan sosial. Dimulai dengan Marsha menyebut nyebut kalau WordLoveForUs adalah quotes yang gak pantes ngomong sok sokan pake Bahasa Inggris. Kemudian menjalar mengatai alay (kasus sama seperti Rana ---> mencela user BB adalah alay) ke WordLoveForUs, notabene WLFU memiliki followers lebih banyak sehingga sebagian besar followersnya mendukung WLFU. Sedangkan juga ada beberapa yang berpihak pada Marsha, sehingga timbulah saling menghina antara WLFU dan Marsha, followers WLFU dan followers Marsha.


Kalau suruh memihak gue lebih mihak WLFU. Kenapa? Marsha sungguh tidak punya etika dalam bermain social networking. Dan apasih mau dia,menyombongkan dirinya kaya (sebenarnya yang kaya adalah orang tuanya?), dan mengatai orang-orang yang sekolah di negeri itu KAMPUNGAN ? Hey SMP nd SMA gue negeri dan GA KAMPUNGAN, walau SMP gue lokasinya di kampung! Buktinya aja ga kalah hebat sama SMP 1 nd SMP 4 Surakarta kok!! Tapi gue cuek ajalah, haha ngapain juga ngurus hal hal yang engga berguna kaya gitu? Bukankan cuek perlu di dalam social networking? Kenapa diambil hati? Jujur saja, ini malah jadi hiburan semata buat gue.
Tapi bukan berarti gue setuju sama WLFU juga loh, emang ada beberapa words dari dia yang ga ngeliat asal usul nya dulu.


Well, kalo kasus di facebook ada beberapa remaja terlibat korban penculikan. Kalo di twitter kasusnya Pencemaran Nama Baik.
"Ohhh c'mon people...you should know how to play social networks well. Dan gunakan otak biar ga terjerumus gitu deeeeeeeeehhh. Belajarlah dari pengalaman."

Comments

Popular posts from this blog

Backpacker Japan March 2017: Hello Japan!

Departure Day Tanggal: 12 Maret 2017 Hari yang ditunggu akhirnya datang juga, pertama kali akan pergi backpacker sampai ke Jepang. Dari jam 06:00 pagi aku sudah arrive di Soekarno Hatta. Pesawat akan depart jam 08:30 pagi. Ini pertama kalinya juga pegang e-passpor, dan mencoba menggunakan auto gate di bandara Soekarno Hatta. Pas antri di bagian auto gate, aku sambil memperhatikan bagaimana cara orang di depan menggunakan auto gate, maklum pertama kali hihihi.. Dan ternyata menggunakan auto gate itu bukanlah proses yang mulus bagi semua orang, termasuk aku haha.. Beberapa kali aku harus merubah posisi e-passport dalam proses scanning. Setelah di bantu oleh petugas, akhirnya berhasil juga. Setelah sekitar 2 jam penerbangan, sampai juga di Kuala Lumpur. Karena tiket penerbangan yang aku beli Flythru, jadinya aku tidak perlu keluar Imigrasi. Tetapi aku harus berjalan ke bagian connecting flight. Lagi, barang-barang kita akan di scan x-ray. Lalu, barulah aku berusaha untuk men...

The 4th Dimension

By: Ps. Yonggi Cho (Korea Selatan) Manusia hidup di dimensi ke-3 (ruang, isi, dan waktu). Kalau binatang berada pada di dimensi ke 2. Tetapi ada tingkatan yang lebih tinggi, yaitu dimensi ke-4, dimensi yang tidak dapat dicapai oleh manusia. Dimensi ke-4 adalah dimensi-Nya Tuhan. Tuhan ada dari dulu, sekarang, esok dan selamanya. Roh kita bisa masuk ke dimensi 4 karena kasih Tuhan. Ingin berhasil?! Ketahuilah dimensi-Nya Tuhan. MUJIZAT MASIH ADA!!! Mujizat masih ada dan untuk semua orang! Ingin Mujizat terjadi? Thinking (Pikiran)   Ubahlah pola pikir kita. Berpikirlah hal-hal positif dan kata-kata yang membangun bahwa kita bisa. Buang pikiran negatif dan pikiran-pikiran "tidak bisa" Kita adalah orang-orang yang diurapi Roh Kudus. Berpikir positif = Mujizat mendekat Faith (Iman)  Roma 1:17 Tuhan selalu menyertai orang-orang yang mempunyai iman. Berdoalah dengan beriman. Punya iman + percaya Tuhan + Imani kuasa Tuhan + Imani goals kita Fokuslah dalam berdoa. Perc...

Witing Tresno Jalaran Saka Kulina

Teruntuk: Muridku, si adek kecil yang tidak merasa cantik dan mengiyakan dirinya jelek meski aku bersikukuh mengatakan bahwa kamu manis. November 2011 – Januari 2012. Halo Dek Amel yang biasa di panggil Dek Memey (dan yang aku baru tahu beberapa minggu setelah mendampingimu les, arti Memey = adik perempuan dalam bahasa Mandarin)! Gak kerasa yaa udah 3 bulan kamu jadi muridku, dan aku menjadi guru lesmu versi 2.3 –gingerbread (?). Hari pertama aku berkunjung ke rumahmu jujur saja detak jantungku berdegub kencang. Pikiran kemana-mana, dan juga rasa penasaranku pun timbul. Aku bertanya-tanya seperti apakah kamu? Adik kecil yang lucukah? Adik kecil yang penurutkah? Atau yg cupu kah? Aku turun dari motor, namun bukan kamu yang keluar, melainkan Bibi yang mengasuhmu keluar membukakan pagar. Kemudian disusul dengan kakak lelakimu keluar, mungkin hanya sekedar untuk melihat siapa guru les baru mu. Aku mengumbar senyum manis dan hangat. Bukaaaan! Bukan karena kakak lelakinya yang keluar itu ...