Skip to main content

Aku Memanggil, Tiada Jawaban

Garasi tempat kita dilahirkan, 21 Januari 2012


Kepada saudaraku, satu-satunya keluarga yang aku punya.
di oh-entah-lah.


Kakak Putihku tersayang,
Kak, aku tahu mungkin sekarang kau sedang dimabuk asmara. Aku tahu kau sedang jatuh cinta pada kucing jantan yang suka berkeliaran di muka rumah majikan kita, tapi haruskah sampai kau meninggalkan ku sendirian di garasi tempat kita dilahirkan oleh ibu kita yang sama sekali tidak mengurus kita?

Kak, di manakah kau saat ini berada? Aku kesepian. Aku terbiasa bermain selalu berdua denganmu, makan di tempat yang sama berdua denganmu, kejar-kejaran berdua denganmu, dan tidur berdua bersama denganmu.

Kak, kamu di mana? Aku sudah merayu majikan kita untuk segera memberikan kita makan. Tidak dengarkah kamu, kak, suara denting sendok yang terkena piring ketika majikan kita menghaluskan ikan dan me-campurkannya dengan nasi? Biasanya kamu selalu datang dan menghampiri majikan kita sambil mengucapkan "Meeeoong" dan aku yang ambil bagian berputar manja mengelilingi majikan kita supaya kita bisa mendapat tambahan ikan, tapi kini kakak tidak datang. Kakak tidak menyaut kembali panggilan panggilan majikan kita. Dan terlebih dari semua itu, kamu tidak menyaut panggilanku.

Aku sedih kak, tidak tahukah kamu? Majikan kita pun sampai bertanya-tanya kakak di mana. Majikan kita menjadi khawatir padaku kak, kau tahu? Mungkin majikan kita tahu betapa kesepiannya aku ini, betapa sedihnya aku ini. Tetapi, kenapa kakak tidak tahu kalau aku kesepian dan membutuhkan mu, kak?

Apa semua itu karena cinta kak? Apakah karena kakak sedang dimabuk asmara, kakak sampai meninggalkanku sendirian? Apakah kau terlalu sibuk mengejar si jantan yang berkeliaran itu kak? Apakah kau tidak rindu padaku kak?

Aku tidak berselera makan. Aku menunggumu datang untuk menyantap bersama makanan kita.
Aku tidak bisa tidur tanpa kamu di sisiku, kak.
Aku tidak bersemangat tanpa ada kakak di hari-hariku..
Aku rindu padamu, kak.
Cepatlah pulang. Aku menunggumu.


Dengan penuh cinta dan kerinduan,


Adikmu, Coklat.

Kita yang selalu bersama.


Kini aku selalu duduk menantimu turun makan, sambil melihat ke atas genting

Comments

Popular posts from this blog

Backpacker Japan March 2017: Hello Japan!

Departure Day Tanggal: 12 Maret 2017 Hari yang ditunggu akhirnya datang juga, pertama kali akan pergi backpacker sampai ke Jepang. Dari jam 06:00 pagi aku sudah arrive di Soekarno Hatta. Pesawat akan depart jam 08:30 pagi. Ini pertama kalinya juga pegang e-passpor, dan mencoba menggunakan auto gate di bandara Soekarno Hatta. Pas antri di bagian auto gate, aku sambil memperhatikan bagaimana cara orang di depan menggunakan auto gate, maklum pertama kali hihihi.. Dan ternyata menggunakan auto gate itu bukanlah proses yang mulus bagi semua orang, termasuk aku haha.. Beberapa kali aku harus merubah posisi e-passport dalam proses scanning. Setelah di bantu oleh petugas, akhirnya berhasil juga. Setelah sekitar 2 jam penerbangan, sampai juga di Kuala Lumpur. Karena tiket penerbangan yang aku beli Flythru, jadinya aku tidak perlu keluar Imigrasi. Tetapi aku harus berjalan ke bagian connecting flight. Lagi, barang-barang kita akan di scan x-ray. Lalu, barulah aku berusaha untuk men...

The 4th Dimension

By: Ps. Yonggi Cho (Korea Selatan) Manusia hidup di dimensi ke-3 (ruang, isi, dan waktu). Kalau binatang berada pada di dimensi ke 2. Tetapi ada tingkatan yang lebih tinggi, yaitu dimensi ke-4, dimensi yang tidak dapat dicapai oleh manusia. Dimensi ke-4 adalah dimensi-Nya Tuhan. Tuhan ada dari dulu, sekarang, esok dan selamanya. Roh kita bisa masuk ke dimensi 4 karena kasih Tuhan. Ingin berhasil?! Ketahuilah dimensi-Nya Tuhan. MUJIZAT MASIH ADA!!! Mujizat masih ada dan untuk semua orang! Ingin Mujizat terjadi? Thinking (Pikiran)   Ubahlah pola pikir kita. Berpikirlah hal-hal positif dan kata-kata yang membangun bahwa kita bisa. Buang pikiran negatif dan pikiran-pikiran "tidak bisa" Kita adalah orang-orang yang diurapi Roh Kudus. Berpikir positif = Mujizat mendekat Faith (Iman)  Roma 1:17 Tuhan selalu menyertai orang-orang yang mempunyai iman. Berdoalah dengan beriman. Punya iman + percaya Tuhan + Imani kuasa Tuhan + Imani goals kita Fokuslah dalam berdoa. Perc...

Witing Tresno Jalaran Saka Kulina

Teruntuk: Muridku, si adek kecil yang tidak merasa cantik dan mengiyakan dirinya jelek meski aku bersikukuh mengatakan bahwa kamu manis. November 2011 – Januari 2012. Halo Dek Amel yang biasa di panggil Dek Memey (dan yang aku baru tahu beberapa minggu setelah mendampingimu les, arti Memey = adik perempuan dalam bahasa Mandarin)! Gak kerasa yaa udah 3 bulan kamu jadi muridku, dan aku menjadi guru lesmu versi 2.3 –gingerbread (?). Hari pertama aku berkunjung ke rumahmu jujur saja detak jantungku berdegub kencang. Pikiran kemana-mana, dan juga rasa penasaranku pun timbul. Aku bertanya-tanya seperti apakah kamu? Adik kecil yang lucukah? Adik kecil yang penurutkah? Atau yg cupu kah? Aku turun dari motor, namun bukan kamu yang keluar, melainkan Bibi yang mengasuhmu keluar membukakan pagar. Kemudian disusul dengan kakak lelakimu keluar, mungkin hanya sekedar untuk melihat siapa guru les baru mu. Aku mengumbar senyum manis dan hangat. Bukaaaan! Bukan karena kakak lelakinya yang keluar itu ...