Dengan bermodalkan tiket promo AirAsia dan Visa Waiver Japan beserta passportnya, puji Tuhan berangkat juga ke Jepang pada tanggal 12 Maret lalu.
Apa saja yang dipersiapkan selain hal-hal di atas? Berikut aku detailkan:
1. Pengetahuan Umum tentang Jepang!
Pengetahuan umum yang aku maksud di sini adalah hal-hal yang berkaitan tanggal kamu berangkat dengan: cuacanya, festival/acara besar di sebuah daerah, jenis transportasinya, jalur transportasinya, dan adat istiadatnya.
Aku memperkaya pengetahuan ini melalui browsing blog orang-orang yang sudah pernah backpacker ke Jepang, tanya teman dan kerabat yang tinggal di Jepang, dan baca pengalaman para backpacker yang ada di grup facebook.
2. JR Pass
Karena sebelumnya sudah mempelajari transportasi di Jepang, dan dikarenakan aku akan mengunjungi sampai Kyoto dan Osaka, oleh sebab itu aku memutuskan untuk beli JR Pass. Banyak travel agent yang menawarkan JR Pass, dan aku membeli secara online di tripvisto 2 minggu sebelum keberangkatan.
3. Kartu Perdana selama di Jepang
Setelah mempertimbangkan dan mengkalkulasikan, aku memutuskan untuk menggunakan XL Pass selama 11 hari di Jepang. Karena setelah selesai dari Jepang, kuotanya masih bisa di pakai di Indonesia
4. Informasi Tempat Makan Murah Meriah
Sejauh yang aku dapat informasi makan murah pilihannya di Yoshinoya, kalau mau makan sushi 100 yen di Kuro Sushi.
Tapi pas di sana, aku juga makan ke Sukiya. Relative murah juga. Ya namanya backpacker, cari-cari yang murmer lah yaa :D
5. Itinerary!
Ini yang agak ribet sih, aku banyak buka maps dan maps dan maps dan maps dan nanya temen hahaha.. Karena gak dapet bayangannya gimana menyusun dengan pas.
Tapi pada akhirnya, pas selama di Jepang, ad beberapa hal yang melenceng dari itinerary karena beberapa alasan, misal: udah kedinginan, jam kereta ternyata meleset dari hyperdia, dan capek LOL.
6. Tabungan
Triknya, supaya tabungan gak di utak-atik sama hal-hal lain, aku langsung menukarnya dengan yen. Hampir setiap hari aku cek kurs rupiah ke yen. Setelah beberapa hari memantau dan mengetahui nilai rate terendah, biasanya ak langsung menukar ketika lagi rendah. Aku menukar yen ada 4-5 kali hihihi..
7. Outwear / Clothes
Karena aku berangkat di bulan Maret,aku masih mempersiapkan: coat, sarung tangan, kupluk, kaos kaki, stocking tebal dan syal. Jadi kalian harus sering-sering cek cuaca di Jepang melalu accu weather 2-1 minggu sebelum keberangkatan. Aku gak menduga ternyata coat ku masih gak kuat menahan dinginnya Tokyo. Aku sampai beli sweater heat tech nya Uniqlo biar gak membeku.
Kurang lebih itu yang kemarin aku persiapkan sebelum berangkat ke Jepang.
Kalau mau tanya-tanya bisa tinggalin di komen ya!
Apa saja yang dipersiapkan selain hal-hal di atas? Berikut aku detailkan:
1. Pengetahuan Umum tentang Jepang!
Pengetahuan umum yang aku maksud di sini adalah hal-hal yang berkaitan tanggal kamu berangkat dengan: cuacanya, festival/acara besar di sebuah daerah, jenis transportasinya, jalur transportasinya, dan adat istiadatnya.
Aku memperkaya pengetahuan ini melalui browsing blog orang-orang yang sudah pernah backpacker ke Jepang, tanya teman dan kerabat yang tinggal di Jepang, dan baca pengalaman para backpacker yang ada di grup facebook.
2. JR Pass
Karena sebelumnya sudah mempelajari transportasi di Jepang, dan dikarenakan aku akan mengunjungi sampai Kyoto dan Osaka, oleh sebab itu aku memutuskan untuk beli JR Pass. Banyak travel agent yang menawarkan JR Pass, dan aku membeli secara online di tripvisto 2 minggu sebelum keberangkatan.
3. Kartu Perdana selama di Jepang
Setelah mempertimbangkan dan mengkalkulasikan, aku memutuskan untuk menggunakan XL Pass selama 11 hari di Jepang. Karena setelah selesai dari Jepang, kuotanya masih bisa di pakai di Indonesia
4. Informasi Tempat Makan Murah Meriah
Sejauh yang aku dapat informasi makan murah pilihannya di Yoshinoya, kalau mau makan sushi 100 yen di Kuro Sushi.
Tapi pas di sana, aku juga makan ke Sukiya. Relative murah juga. Ya namanya backpacker, cari-cari yang murmer lah yaa :D
5. Itinerary!
Ini yang agak ribet sih, aku banyak buka maps dan maps dan maps dan maps dan nanya temen hahaha.. Karena gak dapet bayangannya gimana menyusun dengan pas.
Tapi pada akhirnya, pas selama di Jepang, ad beberapa hal yang melenceng dari itinerary karena beberapa alasan, misal: udah kedinginan, jam kereta ternyata meleset dari hyperdia, dan capek LOL.
6. Tabungan
Triknya, supaya tabungan gak di utak-atik sama hal-hal lain, aku langsung menukarnya dengan yen. Hampir setiap hari aku cek kurs rupiah ke yen. Setelah beberapa hari memantau dan mengetahui nilai rate terendah, biasanya ak langsung menukar ketika lagi rendah. Aku menukar yen ada 4-5 kali hihihi..
7. Outwear / Clothes
Karena aku berangkat di bulan Maret,aku masih mempersiapkan: coat, sarung tangan, kupluk, kaos kaki, stocking tebal dan syal. Jadi kalian harus sering-sering cek cuaca di Jepang melalu accu weather 2-1 minggu sebelum keberangkatan. Aku gak menduga ternyata coat ku masih gak kuat menahan dinginnya Tokyo. Aku sampai beli sweater heat tech nya Uniqlo biar gak membeku.
Kurang lebih itu yang kemarin aku persiapkan sebelum berangkat ke Jepang.
Kalau mau tanya-tanya bisa tinggalin di komen ya!
Comments
Post a Comment