Skip to main content

Semudah Itu Apply Visa Waiver Jepang!

Sudah memasuki bulan Desember 2016! Saatnya mempersiapkan untuk liburan ke Jepang yang tinggal 3 bulan lagi! Setelah mengurus e-passpor tentu saja langkah berikutnya adalah apply visa ke Japan's Embassy. Yes, betul sekali! Meskipun sudah e-passpor dan bebas visa, kita harus tetap me-regristrasi kan e-passpor kita ke Japan Embassy.

Loh? Kok begitu? Katanya gratis? Kok tetap datang ke Embassy?
Jawabanya adalah kita akan mendapatkan sticker khusus visa waiver di e-passport kita yang bilamana jika gak ada sticker itu, sekalipun kita sudah e-passport kamu tidak akan diperbolehkan masuk ke Negeri Sakura tersebut.

Berikut yang harus diperhatikan sebelum apply visa Jepang:
  1. Cek KTP kamu termasuk domisili mana, karena pelayanan visa hanya di terima sesuai wilayah yurisdiksi.
    Lebih lengkapnya klik di sini
  2. Waktu pelayanan visa yaitu hanya pada pukul 08:30 - 12:00 dari hari Senin - Jumat
  3. Waktu pengambilan visa yaitu hanya pada pukul 13:30 - 15:00 dari hari Senin - Jumat
Pengalaman yang bakal aku tulis adalah untuk apply visa waiver di Japan's Embassy Jakarta dikarenakan KTP saya berasal dari Jawa Tengah. Selalu cek dan baca website resmi Japan Embassy terlebih dahulu ya gaes!

Sengaja saya naik kereta untuk menuju Jakarta dikarenakan turun di Gambir yang mana di Jakarta Pusat dan lebih dekat ke Sudirman, lokasi Japan Embassy di Jakarta. Dari stasiun Gambir saya naik transjakarta dari Halte Gambir 1 dan turun di halte Sarinah. Berjalan kaki sekitar 10 menit dan sampailah di Japan Embassy!

Sedari rumah saya sudah menyiapkan: e-passport, dan 1 lembar form registrasi khusus untuk visa waiver yang sudah saya isi sebelumnya. Form tersebut bisa di download di sini

Sekitar pukul 07:42, thanks to swarm, my always history keeper wherever I go, saya sampai di Japan Embassy. Tas saya di periksa oleh security sebelum saya diijinkan untuk mengantri. Pagi itu saya mendapat urutan ke 19. Jam 08:15 tepat, orang-orang dari travel agent terlebih dahulu berbaris di belakang pintu baja dilanjutkan kami di belakangnya.

Kami masuk tidak sekaligus, tidak tahu pasti mungkin 6 per 6. Jadi setelah berbaris kami masuk ke ruangan dibalik pintu baja itu. Kita menukarkan ID Card kita (SIM atau KTP) untuk mendapatkan kartu pengunjung. Kemudia kita di bawa ke pintu selanjutnya. Ingat ya, pintu, jadi setelah mendapatkan kartu pengunjung lurus dikit kemudian sebela kanan ada pintu lagi. Nah di ruangan tersebut adalah ruangan untuk memeriksa menggunakan X-Ray.

Akhirnya sampailah kita di ruangan berikutnya yang penuh kaca-kaca itu. INGAT, untuk langsung ambil nomor antrian dari mesin A. Saran saya untuk duduk manis di depan loket nya karena nomor tidak akan dipanggil. Kita harus aware dengan tulisan nomor antrian yang tertera pada layar tepat di atas loket.

Apabila kalian belum isi form dari rumah sebelumnya, kalian bisa mengisi form-nya di ruangan ini. Mereka menyediakan form untuk kita isi. Dan pastikan kalian juga sudah mengisi lembar kecil (aku lupa namanya) yang nanti digunakan untuk bukti kita mengambil visa jika sudah selesai (yang akan ditempelkan sticker nomor pengajuan visa kita).

Hanya selang 10 menit dari awal masuk ke ruang tunggu di dalam, nomor saya sudah di muncul di loket! Dan hanya butuh 2 menit untuk mengumpulkan form yang sudah saya isi sebelumnya + e-passport saya. Yak, selesai sudah hari pertama pengajuan visa waiver!

Hari berikutnya e-passport sudah jadi! Yeay~
Saya datang pukul 12:00 tepat dan saya urutan ke 10! Tidak lama setelah saya sampai, tiba-tiba antrian sudah semakin panjang saja~

Urutan untuk masuk di pintu baja Japan Embassy sama seperti hari pertama. Lagi,kita ambil nomor antrian dari mesin A. Begitu nomor saya muncul di loket, langsung saya menuju loket. Tidak sampai 5 menit, dan yeayyyyy visa saya jadi!

Cepat, mudah, gak pake ribet urus visa waiver sendiri loh! Visa waiver ini berlaku 3 tahun yang mana masa ijin tinggal dalam 1 kali kunjungan selama 15 hari. Tapi bila masa paspor kamu kurang dari 3 tahun, maka masa visa kamu akan mengikuti masa berlaku e-passport kamu.

Jika mau tanya-tanya, boleh banget komen di bawah. Atau yang tau kontak personal ku, langsung aja chat :)

Japan, here I come!


Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Backpacker Japan March 2017: Hello Japan!

Departure Day Tanggal: 12 Maret 2017 Hari yang ditunggu akhirnya datang juga, pertama kali akan pergi backpacker sampai ke Jepang. Dari jam 06:00 pagi aku sudah arrive di Soekarno Hatta. Pesawat akan depart jam 08:30 pagi. Ini pertama kalinya juga pegang e-passpor, dan mencoba menggunakan auto gate di bandara Soekarno Hatta. Pas antri di bagian auto gate, aku sambil memperhatikan bagaimana cara orang di depan menggunakan auto gate, maklum pertama kali hihihi.. Dan ternyata menggunakan auto gate itu bukanlah proses yang mulus bagi semua orang, termasuk aku haha.. Beberapa kali aku harus merubah posisi e-passport dalam proses scanning. Setelah di bantu oleh petugas, akhirnya berhasil juga. Setelah sekitar 2 jam penerbangan, sampai juga di Kuala Lumpur. Karena tiket penerbangan yang aku beli Flythru, jadinya aku tidak perlu keluar Imigrasi. Tetapi aku harus berjalan ke bagian connecting flight. Lagi, barang-barang kita akan di scan x-ray. Lalu, barulah aku berusaha untuk men...

The 4th Dimension

By: Ps. Yonggi Cho (Korea Selatan) Manusia hidup di dimensi ke-3 (ruang, isi, dan waktu). Kalau binatang berada pada di dimensi ke 2. Tetapi ada tingkatan yang lebih tinggi, yaitu dimensi ke-4, dimensi yang tidak dapat dicapai oleh manusia. Dimensi ke-4 adalah dimensi-Nya Tuhan. Tuhan ada dari dulu, sekarang, esok dan selamanya. Roh kita bisa masuk ke dimensi 4 karena kasih Tuhan. Ingin berhasil?! Ketahuilah dimensi-Nya Tuhan. MUJIZAT MASIH ADA!!! Mujizat masih ada dan untuk semua orang! Ingin Mujizat terjadi? Thinking (Pikiran)   Ubahlah pola pikir kita. Berpikirlah hal-hal positif dan kata-kata yang membangun bahwa kita bisa. Buang pikiran negatif dan pikiran-pikiran "tidak bisa" Kita adalah orang-orang yang diurapi Roh Kudus. Berpikir positif = Mujizat mendekat Faith (Iman)  Roma 1:17 Tuhan selalu menyertai orang-orang yang mempunyai iman. Berdoalah dengan beriman. Punya iman + percaya Tuhan + Imani kuasa Tuhan + Imani goals kita Fokuslah dalam berdoa. Perc...

Witing Tresno Jalaran Saka Kulina

Teruntuk: Muridku, si adek kecil yang tidak merasa cantik dan mengiyakan dirinya jelek meski aku bersikukuh mengatakan bahwa kamu manis. November 2011 – Januari 2012. Halo Dek Amel yang biasa di panggil Dek Memey (dan yang aku baru tahu beberapa minggu setelah mendampingimu les, arti Memey = adik perempuan dalam bahasa Mandarin)! Gak kerasa yaa udah 3 bulan kamu jadi muridku, dan aku menjadi guru lesmu versi 2.3 –gingerbread (?). Hari pertama aku berkunjung ke rumahmu jujur saja detak jantungku berdegub kencang. Pikiran kemana-mana, dan juga rasa penasaranku pun timbul. Aku bertanya-tanya seperti apakah kamu? Adik kecil yang lucukah? Adik kecil yang penurutkah? Atau yg cupu kah? Aku turun dari motor, namun bukan kamu yang keluar, melainkan Bibi yang mengasuhmu keluar membukakan pagar. Kemudian disusul dengan kakak lelakimu keluar, mungkin hanya sekedar untuk melihat siapa guru les baru mu. Aku mengumbar senyum manis dan hangat. Bukaaaan! Bukan karena kakak lelakinya yang keluar itu ...