Setelah beberapa hal yang aku alami belakangan ini, aku jadi berpikir tentang kalimat sederhana yang kebanyakan orang pernah ucapkan, iya, bahkan aku juga menggunakannya.
Katanya, ingin membuatnya bahagia. Tapi nyatanya tetap untuk kebahagian sendiri, karena hanya diam dan melihatnya bahagia merupakan kebahagiaanmu. Padahal belum tentu diri kita benar-benar bahagia. Jadi, siapa yang berbahagia?
Sebagaimana kamu bisa tahu, bahwa dia bahagia? Pernah berfikir kalau yang kamu kira dia berbahagia, nyatanya kebahagiannya adalah bersamamu? Sedangkan kamu hanya diam, tak berbuat apa-apa dan mengira kebahagiannya bukan bersama mu maka kamu jadi bahagia karena menurutmu sendiri dia bahagia?
Bahwa sesungguhnya kebahagian itu dari dalam diri sendiri. Jadilah bahagia, dan indikator nya bukan kepada orang lain. Dan berbagilah kebahagian itu kepada orang yang kamu sayangi. Karena ketika kamu bilang, "asal kamu bahagia, aku juga bahagia" sesungguhnya kamu tidak berbagi kebahagiaan, sesungguhnya kamu tidak sebahagia itu, karena kamu tidak mengusahakan apa-apa. Kebahagian itu juga perlu diraih. Bukan sekedar kita dapatkan begitu saja.
Jadilah pribadi yang berbahagia, dan berbagilah kebahagian itu.
Karena kebahagian adalah hak setiap orang, yang layak dibagikan dengan orang-orang yang kita sayangi. Bukan hanya sekedar diam, dan tak mengusahakan.
Asal kamu bahagia, aku juga bahagiaAku rasa, kalimat tersebut ada terselip kemunafikan.
Katanya, ingin membuatnya bahagia. Tapi nyatanya tetap untuk kebahagian sendiri, karena hanya diam dan melihatnya bahagia merupakan kebahagiaanmu. Padahal belum tentu diri kita benar-benar bahagia. Jadi, siapa yang berbahagia?
Sebagaimana kamu bisa tahu, bahwa dia bahagia? Pernah berfikir kalau yang kamu kira dia berbahagia, nyatanya kebahagiannya adalah bersamamu? Sedangkan kamu hanya diam, tak berbuat apa-apa dan mengira kebahagiannya bukan bersama mu maka kamu jadi bahagia karena menurutmu sendiri dia bahagia?
Bahwa sesungguhnya kebahagian itu dari dalam diri sendiri. Jadilah bahagia, dan indikator nya bukan kepada orang lain. Dan berbagilah kebahagian itu kepada orang yang kamu sayangi. Karena ketika kamu bilang, "asal kamu bahagia, aku juga bahagia" sesungguhnya kamu tidak berbagi kebahagiaan, sesungguhnya kamu tidak sebahagia itu, karena kamu tidak mengusahakan apa-apa. Kebahagian itu juga perlu diraih. Bukan sekedar kita dapatkan begitu saja.
Jadilah pribadi yang berbahagia, dan berbagilah kebahagian itu.
Karena kebahagian adalah hak setiap orang, yang layak dibagikan dengan orang-orang yang kita sayangi. Bukan hanya sekedar diam, dan tak mengusahakan.
Comments
Post a Comment