Skip to main content

Being friendly is good

Pernah gak sih kalian pergi ke suatu tempat wisata yang banyak bule datang berkunjung? Pernah gak sih ngerasain perbedaan pelayanan mereka untuk wisatawan asing dan lokal?

Sungguh sangat disayangkan, karena masih banyak orang Indonesia yang melayani orang lokal dengan tidak seramah melayani orang bule. Padahal selama tinggal di Bali, dan setiap bertemu dengan bule ketika sedang makan di suatu tempat, mereka selalu berkata "I love here, people here very warm and friendly". Begitu katanya. Bukan hanya satu atau dua bule yang bilang begitu. Tapi hampir semua bule memiliki pendapat yang sama.

Aku jadi berfikir, bahwa menjadi orang yang ramah sesungguhnya adalah kekuatan masyarakat Indonesia. Alangkah lebih baiknya bila diterapkan ke semua tanpa pandang itu bule atau lokal.

Kita bisa memulainya dengan mengucapkan salam dengan tersenyum:
"Selamat Pagi!" atau sekedar berkata "Hai!".

Pagi tadi, aku dan adikku menghampiri resepsionis untuk check-out setelah stay di sebuah hotel karena hari Nyepi. Ketika kami sedang check out, ada seorang bule yang sedang proses check out juga.

Dia melihat ke arah aku dan adikku sambil tersenyum, sehingga aku dan adik menyapa dia. Dan dia membalas "Good morning. How are you?"
Sepele bukan? Meski begitu, kalimat tersebut tentu membuat hati hangat. Dan kami mulai mengobrol tentang Nyepi, tentang Sanur, dan lagi-lagi kalimat itu kembali kudengar. "I love Sanur, I love being here. People here banyak senyum, tidak seperti di Australia."
Aku tertawa, dan ya tentu saja perkataan dia memang benar. Tapi menurutku tidak semua orang seperti itu, karena menurutku wajar saja banyak orang ramah dengan dia karena dia adalah bule.
Aku berharap orang-orang yang masih seperti itu segera menyadari bahwa menjadi ramah adalah kekuatan kita yang tidak dimiliki oleh negara lain.  Dan seharusnya diterapkan untuk semua orang yang datang dari berbagai penjuru.

Ketika dia hendak kembali ke Villa, dia mengambil sebuah kantong dan berisi Smiley pin and sticker. Dia memberikan kami satu per satu. "I always give it to people who smiling. No Senyum No this". And surprisingly, when I find my motorbike, he also gave 2 more stickers on my bike.

You see, the power of being friendly :)

Comments

Popular posts from this blog

Backpacker Japan March 2017: Hello Japan!

Departure Day Tanggal: 12 Maret 2017 Hari yang ditunggu akhirnya datang juga, pertama kali akan pergi backpacker sampai ke Jepang. Dari jam 06:00 pagi aku sudah arrive di Soekarno Hatta. Pesawat akan depart jam 08:30 pagi. Ini pertama kalinya juga pegang e-passpor, dan mencoba menggunakan auto gate di bandara Soekarno Hatta. Pas antri di bagian auto gate, aku sambil memperhatikan bagaimana cara orang di depan menggunakan auto gate, maklum pertama kali hihihi.. Dan ternyata menggunakan auto gate itu bukanlah proses yang mulus bagi semua orang, termasuk aku haha.. Beberapa kali aku harus merubah posisi e-passport dalam proses scanning. Setelah di bantu oleh petugas, akhirnya berhasil juga. Setelah sekitar 2 jam penerbangan, sampai juga di Kuala Lumpur. Karena tiket penerbangan yang aku beli Flythru, jadinya aku tidak perlu keluar Imigrasi. Tetapi aku harus berjalan ke bagian connecting flight. Lagi, barang-barang kita akan di scan x-ray. Lalu, barulah aku berusaha untuk men...

The 4th Dimension

By: Ps. Yonggi Cho (Korea Selatan) Manusia hidup di dimensi ke-3 (ruang, isi, dan waktu). Kalau binatang berada pada di dimensi ke 2. Tetapi ada tingkatan yang lebih tinggi, yaitu dimensi ke-4, dimensi yang tidak dapat dicapai oleh manusia. Dimensi ke-4 adalah dimensi-Nya Tuhan. Tuhan ada dari dulu, sekarang, esok dan selamanya. Roh kita bisa masuk ke dimensi 4 karena kasih Tuhan. Ingin berhasil?! Ketahuilah dimensi-Nya Tuhan. MUJIZAT MASIH ADA!!! Mujizat masih ada dan untuk semua orang! Ingin Mujizat terjadi? Thinking (Pikiran)   Ubahlah pola pikir kita. Berpikirlah hal-hal positif dan kata-kata yang membangun bahwa kita bisa. Buang pikiran negatif dan pikiran-pikiran "tidak bisa" Kita adalah orang-orang yang diurapi Roh Kudus. Berpikir positif = Mujizat mendekat Faith (Iman)  Roma 1:17 Tuhan selalu menyertai orang-orang yang mempunyai iman. Berdoalah dengan beriman. Punya iman + percaya Tuhan + Imani kuasa Tuhan + Imani goals kita Fokuslah dalam berdoa. Perc...

Witing Tresno Jalaran Saka Kulina

Teruntuk: Muridku, si adek kecil yang tidak merasa cantik dan mengiyakan dirinya jelek meski aku bersikukuh mengatakan bahwa kamu manis. November 2011 – Januari 2012. Halo Dek Amel yang biasa di panggil Dek Memey (dan yang aku baru tahu beberapa minggu setelah mendampingimu les, arti Memey = adik perempuan dalam bahasa Mandarin)! Gak kerasa yaa udah 3 bulan kamu jadi muridku, dan aku menjadi guru lesmu versi 2.3 –gingerbread (?). Hari pertama aku berkunjung ke rumahmu jujur saja detak jantungku berdegub kencang. Pikiran kemana-mana, dan juga rasa penasaranku pun timbul. Aku bertanya-tanya seperti apakah kamu? Adik kecil yang lucukah? Adik kecil yang penurutkah? Atau yg cupu kah? Aku turun dari motor, namun bukan kamu yang keluar, melainkan Bibi yang mengasuhmu keluar membukakan pagar. Kemudian disusul dengan kakak lelakimu keluar, mungkin hanya sekedar untuk melihat siapa guru les baru mu. Aku mengumbar senyum manis dan hangat. Bukaaaan! Bukan karena kakak lelakinya yang keluar itu ...