Skip to main content

You know, it suppose to be near yougurt

Evening!
My mum still in Solo, so I'm back to be anak rantau for couple days in Bali. Untuk bertahan hidup dan uang tidak begitu banyak terkuras gue harus makan di rumah, bukan jajan diluar. Sepulang kerja ceritanya gue sama Lita and Bila pergi ke sebuah mini market deket tempat kerja kami.
Kami harus berpencar karena mencari keperluan masing-masing. Dan gue mencari daun bawang karena di otak gue ntar sepulang kerja gue mau masak mie rebus pakai daun bawang. Segeeeerr! Ketika gue lihat-lihat ke rak pendingin sayur, gue ketemu sama bule kribo pakai kaos kuning celana pendek hitam yang lagi gegalauan.

Bule: "Do you speak English?"
Gue: *uhuk* "Yes, may I help you?"
Bule: "Do you know butter?"
Gue: *yaelaah..butter doang gue tau keleus, kirain mo tebak2an apa gue udah deg2an takut gak bisa jawab -_-* "Ah.. you try to find butter? Alright, I will help you to find it"
Bule: "Thank you..thank you very much"
Gue: *plirak plirik kesana kemari gak nemu-nemu tu mentega dimana, dan aahh! Ternyata mereka display mentega di atas rak deket roti. Duh!* "Here, your butter"
Bule: *mencet-mencet mentega yang refill 250grm* "What do you call butter in Indonesia?"
Gue: "Men-te-ga"
Bule: *masih mencet-mencet mentega* "Men..te..ga? Is it fine to have butter like this?"
Gue: *eh? maksud loh karena lembek gitu?*
Bule: "because in my country, butter supposed to be put near yougurt in the fridge, you know?"
Gue: *asal ceplos* "Well, we are here prefer to have like that, we didnt put on the fridge because it will freeze." (?)
Bule: "I see, thank you very much.."

krik..krik...
Gue kemudian ngakak dalam hati, apa-apan alesan gue kenapa mentaga nya gak di display di bagian pendingin. Karena orang Indonesia lebih suka begitu (lembek) daripada yg beku.

Setelah sampai rumah, gue semaleman melek berfikir. Itu bule tadi beneran nanya butter apa engga ya? Jangan-jangan doi nanya water tapi ak dengernya butter. Mungkinkah? Karena water juga bisa jadi ditaruh di fridge. Dan bisa jadi ditaruh deketan sama yougurt. Jadi? Gimana? Dia nanya butter, kan?

Comments

Popular posts from this blog

Backpacker Japan March 2017: Hello Japan!

Departure Day Tanggal: 12 Maret 2017 Hari yang ditunggu akhirnya datang juga, pertama kali akan pergi backpacker sampai ke Jepang. Dari jam 06:00 pagi aku sudah arrive di Soekarno Hatta. Pesawat akan depart jam 08:30 pagi. Ini pertama kalinya juga pegang e-passpor, dan mencoba menggunakan auto gate di bandara Soekarno Hatta. Pas antri di bagian auto gate, aku sambil memperhatikan bagaimana cara orang di depan menggunakan auto gate, maklum pertama kali hihihi.. Dan ternyata menggunakan auto gate itu bukanlah proses yang mulus bagi semua orang, termasuk aku haha.. Beberapa kali aku harus merubah posisi e-passport dalam proses scanning. Setelah di bantu oleh petugas, akhirnya berhasil juga. Setelah sekitar 2 jam penerbangan, sampai juga di Kuala Lumpur. Karena tiket penerbangan yang aku beli Flythru, jadinya aku tidak perlu keluar Imigrasi. Tetapi aku harus berjalan ke bagian connecting flight. Lagi, barang-barang kita akan di scan x-ray. Lalu, barulah aku berusaha untuk men...

The 4th Dimension

By: Ps. Yonggi Cho (Korea Selatan) Manusia hidup di dimensi ke-3 (ruang, isi, dan waktu). Kalau binatang berada pada di dimensi ke 2. Tetapi ada tingkatan yang lebih tinggi, yaitu dimensi ke-4, dimensi yang tidak dapat dicapai oleh manusia. Dimensi ke-4 adalah dimensi-Nya Tuhan. Tuhan ada dari dulu, sekarang, esok dan selamanya. Roh kita bisa masuk ke dimensi 4 karena kasih Tuhan. Ingin berhasil?! Ketahuilah dimensi-Nya Tuhan. MUJIZAT MASIH ADA!!! Mujizat masih ada dan untuk semua orang! Ingin Mujizat terjadi? Thinking (Pikiran)   Ubahlah pola pikir kita. Berpikirlah hal-hal positif dan kata-kata yang membangun bahwa kita bisa. Buang pikiran negatif dan pikiran-pikiran "tidak bisa" Kita adalah orang-orang yang diurapi Roh Kudus. Berpikir positif = Mujizat mendekat Faith (Iman)  Roma 1:17 Tuhan selalu menyertai orang-orang yang mempunyai iman. Berdoalah dengan beriman. Punya iman + percaya Tuhan + Imani kuasa Tuhan + Imani goals kita Fokuslah dalam berdoa. Perc...

Witing Tresno Jalaran Saka Kulina

Teruntuk: Muridku, si adek kecil yang tidak merasa cantik dan mengiyakan dirinya jelek meski aku bersikukuh mengatakan bahwa kamu manis. November 2011 – Januari 2012. Halo Dek Amel yang biasa di panggil Dek Memey (dan yang aku baru tahu beberapa minggu setelah mendampingimu les, arti Memey = adik perempuan dalam bahasa Mandarin)! Gak kerasa yaa udah 3 bulan kamu jadi muridku, dan aku menjadi guru lesmu versi 2.3 –gingerbread (?). Hari pertama aku berkunjung ke rumahmu jujur saja detak jantungku berdegub kencang. Pikiran kemana-mana, dan juga rasa penasaranku pun timbul. Aku bertanya-tanya seperti apakah kamu? Adik kecil yang lucukah? Adik kecil yang penurutkah? Atau yg cupu kah? Aku turun dari motor, namun bukan kamu yang keluar, melainkan Bibi yang mengasuhmu keluar membukakan pagar. Kemudian disusul dengan kakak lelakimu keluar, mungkin hanya sekedar untuk melihat siapa guru les baru mu. Aku mengumbar senyum manis dan hangat. Bukaaaan! Bukan karena kakak lelakinya yang keluar itu ...