Skip to main content

Sambutan Hangat

Memang sudah beberapa tahun gue ga berkunjung ke rumah salah seorang sahabat gue. Ya emang sih gue jarang main ke sana, dia yang lebih sering main dan jemput ke rumah hehe.. Tapi juga dikarenakan dia kuliah di ibu kota. Hmm..terakhir kali main ke sana seinget gue sewaktu gue masih semester 3.. sekarang gue semester 7.. 2 tahunan ya?

Oke, jadi gue emang ke sana dikarenakan gue minjem tas ransel dia yang gede untuk perlengkapan kemping adek. Setelah urusan SMK Project kelar, gue langsung cus ke rumah dia. Manggil-manggil nama dia dari depan rumah tak kunjung dibukakan pintu. Gue yakin banget pasti lagi nyambi nonton TV dan suara lembutku ini gak kedengeran -.-

Gue lihat ke pager samping, gue mikir aja kenapa di gembok dari luar. Apa jangan-jangan lagi pergi.. Tapi sekali lagi gue panggil dia, dan akhirnya sms dia kalo gue udah di depan rumahnya. Tepat saat itu, kakaknya bersama istri dan anak-anaknya dateng dan oh-aku-sangat-terkejut (ala dora). Gue lupa-lupa inget wajah kakaknya dia, pas gue lihat anak-anaknya kok gue gada bayangan kalo itu si Angie kecil yang paling nggemesin bersama adiknya. Tapi, lihat motornya sih emang motornya sahabat gue... Jadilah kujawab pertanyaannya:
"Jendranya ada?"
"Oh ada kok..." *masih di atas motor*
Kemudian istri dari kakaknya Jendra nyletuk, "Ini Mbak Mela yaaa?" *sambil turun motor, dan menurunkan anak-anaknya*
Gue ngangguk aja

Ehhh, yang gak gue sangkaaaaa gue dapet sambutan hangat dari si Angie bersama adeknya :')
Mereka dengan antusiastisme nya manggil-manggil nama gue "Mbak Mela..Mbak Mela..Mbak Mela.."
sambil masuk ke rumah..

"Panggil uncle gih, ada mba Mela.." kata istrinya kakaknya jendra.

"Cleee..ada mbak mela..cle...ada mba mela"
Hebooooooooooohhhhhh bangeeeeeeeeeeeett!
Dan tiba-tiba adiknya Angie (yang mana gue belum tau namanya) nyamperin sambil manggil-manggil nama gue, terus tiba-tiba dengan tubuh mungil dia langsung meluk gue sejangkaunya dia..
Aiihhhh....So sweet banget. Tapi jujur gue kaget sih, ga nyangka kalo dia bakal sampe meluk gue gitu..

Alhasil, gue jongkok dengan maksud menyetarakan tinggi badan gue sama tinggi badan dia..
Rasanya udah gemes banget gue, langsung aja gue gandeng tangannya...
"Halo... namanya siapa?"
"Mbak Mela..Mbak Mela.."
Masih sibuk manggil nama gue rupanya -_-, yaudaa sekali lagi gue tanyain namanya..
Finally, dia jawab.

Namanya Abi..
Lucu pake banget. Perawakannya sih kurang lebih sama kaya gue.. Kecil-kecil kurus gitu, tinggi cuman sepinggang.. Ramah banget dan talkative.
Beda sama kakaknya, Anggie. Pas kecil Anggie emang talkative, tapi mulanya pasti malu-malu dulu.

Terus munculah si Jendra. Gue pun masuk, dan ada Anggie lagi duduk di pegangan sofa.
"Angie.. Udah besar ya sekarang... Masih inget sama aku engga?"
Dan dengan innocent-nya dia jawab "Engga!" kemudian senyum <\3

Ternyata Angie telah melupakan saya :(
Pfffttt... Wajarlah, masih kecil dia.

Terima kasih Angie, dan Abi atas sambutan kalian yang begitu hangat <3
Oh iya thanks ya Jend tasnya, gue pinjem dulu :p

Comments

Popular posts from this blog

Backpacker Japan March 2017: Hello Japan!

Departure Day Tanggal: 12 Maret 2017 Hari yang ditunggu akhirnya datang juga, pertama kali akan pergi backpacker sampai ke Jepang. Dari jam 06:00 pagi aku sudah arrive di Soekarno Hatta. Pesawat akan depart jam 08:30 pagi. Ini pertama kalinya juga pegang e-passpor, dan mencoba menggunakan auto gate di bandara Soekarno Hatta. Pas antri di bagian auto gate, aku sambil memperhatikan bagaimana cara orang di depan menggunakan auto gate, maklum pertama kali hihihi.. Dan ternyata menggunakan auto gate itu bukanlah proses yang mulus bagi semua orang, termasuk aku haha.. Beberapa kali aku harus merubah posisi e-passport dalam proses scanning. Setelah di bantu oleh petugas, akhirnya berhasil juga. Setelah sekitar 2 jam penerbangan, sampai juga di Kuala Lumpur. Karena tiket penerbangan yang aku beli Flythru, jadinya aku tidak perlu keluar Imigrasi. Tetapi aku harus berjalan ke bagian connecting flight. Lagi, barang-barang kita akan di scan x-ray. Lalu, barulah aku berusaha untuk men...

The 4th Dimension

By: Ps. Yonggi Cho (Korea Selatan) Manusia hidup di dimensi ke-3 (ruang, isi, dan waktu). Kalau binatang berada pada di dimensi ke 2. Tetapi ada tingkatan yang lebih tinggi, yaitu dimensi ke-4, dimensi yang tidak dapat dicapai oleh manusia. Dimensi ke-4 adalah dimensi-Nya Tuhan. Tuhan ada dari dulu, sekarang, esok dan selamanya. Roh kita bisa masuk ke dimensi 4 karena kasih Tuhan. Ingin berhasil?! Ketahuilah dimensi-Nya Tuhan. MUJIZAT MASIH ADA!!! Mujizat masih ada dan untuk semua orang! Ingin Mujizat terjadi? Thinking (Pikiran)   Ubahlah pola pikir kita. Berpikirlah hal-hal positif dan kata-kata yang membangun bahwa kita bisa. Buang pikiran negatif dan pikiran-pikiran "tidak bisa" Kita adalah orang-orang yang diurapi Roh Kudus. Berpikir positif = Mujizat mendekat Faith (Iman)  Roma 1:17 Tuhan selalu menyertai orang-orang yang mempunyai iman. Berdoalah dengan beriman. Punya iman + percaya Tuhan + Imani kuasa Tuhan + Imani goals kita Fokuslah dalam berdoa. Perc...

Witing Tresno Jalaran Saka Kulina

Teruntuk: Muridku, si adek kecil yang tidak merasa cantik dan mengiyakan dirinya jelek meski aku bersikukuh mengatakan bahwa kamu manis. November 2011 – Januari 2012. Halo Dek Amel yang biasa di panggil Dek Memey (dan yang aku baru tahu beberapa minggu setelah mendampingimu les, arti Memey = adik perempuan dalam bahasa Mandarin)! Gak kerasa yaa udah 3 bulan kamu jadi muridku, dan aku menjadi guru lesmu versi 2.3 –gingerbread (?). Hari pertama aku berkunjung ke rumahmu jujur saja detak jantungku berdegub kencang. Pikiran kemana-mana, dan juga rasa penasaranku pun timbul. Aku bertanya-tanya seperti apakah kamu? Adik kecil yang lucukah? Adik kecil yang penurutkah? Atau yg cupu kah? Aku turun dari motor, namun bukan kamu yang keluar, melainkan Bibi yang mengasuhmu keluar membukakan pagar. Kemudian disusul dengan kakak lelakimu keluar, mungkin hanya sekedar untuk melihat siapa guru les baru mu. Aku mengumbar senyum manis dan hangat. Bukaaaan! Bukan karena kakak lelakinya yang keluar itu ...