Skip to main content

Growing and Mature!

Setelah berkali-kali mencoba bikin postingan akhirnya ga cuman bertengger di draft aja.. Jujur selain dikarenakan gue lebih memfokoskan kegiatan gue ke hal lain selain blog...tapi tiap kali gue mencoba buat bikin sebuah post di blog tiba-tiba sense of writing nya bisa lenyap ditengah paragraf!

Masih pada inget gak pelajaran SD kelas 3 soal ciri-ciri makhluk hidup? Engga..gue gak lagi mau ngelesin kalian pada sih..cuma nanya inget gak ciri-ciri makhluk hidup apa? Oke kalau lupa nih gue ingetin :p
1. Bernafas
2. Bergerak, berpindah tempat
3. Membutuhkan makanan (termasuk minum)
Dan yang pasti adalah bertumbuh!

Eiitss..kenapa gue cetak tebelin itu kata bertembuh? Iya karena gue mau bahas soal bertumbuh yang bukan sebuah kebetulan tadi pas community service Youth Impact...kak Panggah menyampaikan Firman soal Kedewasaan.

Makhluk hidup yang normal pastilah mengalami ciri-ciri makhluk hidup di atas. Tul gak? Betuul..
Dan kita adalah manusia..dan so pasti banget kalo manusia itu makhluk hidup.
Jadi....manusia senormalny mengalami pertumbuhan juga. Berarti...kita juga (dikatakan) normal kalau mengalami pertumbuhan.
Pertanyaannya adalah: Ngertikah kalian sama apa yang gue maksud sampai sini?
Kudu ngerti! Karena kalo ga ngerti, gue ga ngerti gimana lagi caranya jelasin ke lo pada satu-satu :p

Oke, lanjut!
Karena gue adalah manusia. Karena lo juga manusia. Udah pernah kroscek belum, apakah kita udah yang namanya mengalami pertumbuhan?
Eh tapi ga cuman bahas pertumbuhan jasmani loh.. Liat juga pertumbuhan rohani kita.. Ada pertumbuhan gak?

Euhhmm...lo tau kan zombie? Semestinya sih tau, secaraaaaa "The Walking Dead" baru aja kelar season ke berapa nya ya itu hmm..gue soalnya ga minat sama tuh acara, jadi gue gatau itu terakhir udah sampe season berapa..
Oyaa..kembali ke zombie. Kenapa gue ngebahas soal zombie sekarang haaa??!
Karena..... lo tau zombie itu dibilang makhluk hidup yaa bukan kalo udah mati masih bisa bergerak..
Nah amit-amit dah jangan sampe kaya zombie karena MAKHLUK HIDUP itu SEYOGYANYA BERTUMBUH.
Kalo ga bertumbuh disamain kaya zombie loh ntar.. lo gamau kaan? Soalnya gue gamau euuyy disama-samain kaya zombie. Semisal di The Sims 3 gitu, zombie2 itu kesian banget loh.. cuma bisa "zombie attack" ga kece -___-
Iyoo okee kembali ke topik: Pertumbuhan.

Pertumbuhan identik dengan adanya PERUBAHAN. You know perubahan? Perubahan is 'a change' juga bisa diartikan sebagai 'revolution'. Nah, teman-teman dan pembaca sekalian....coba di tilik selama satu tahun ini sudah kah ada perubahan yang terjadi, revolusi yang terjadi dalam diri kalian?
Baik perubahan/revolusi lebih baik lagi di dalam karakter, sikap, maupun kerohanian kita?

Kalo gue sih...hehe.. Puji Tuhan ada banget perubahannya. Dalam sebagian besar aspek, Puji Tuhan gue bukan the same me from last year. Exactly from last year!
Dan kalo lo juga menyadari ada perubahan... Lo (juga gue) jangan cuman berhenti disini aja..karena kita udah ada perubahan sekali terus kita berhenti gitu? Gak dong! Makhluk hidup itu akan terus bertumbuh, dan kita adalah makhluk hidup. Dan bertumbuh itu ditandai dengan adanya perubahan. Dan perubahan, akan memancarkan sebera kedewasaan kita. Dan kedewasaan akan mendatangkan hal-hal besar dalam diri kita.


Good night and God bless :)

Comments

Popular posts from this blog

Backpacker Japan March 2017: Hello Japan!

Departure Day Tanggal: 12 Maret 2017 Hari yang ditunggu akhirnya datang juga, pertama kali akan pergi backpacker sampai ke Jepang. Dari jam 06:00 pagi aku sudah arrive di Soekarno Hatta. Pesawat akan depart jam 08:30 pagi. Ini pertama kalinya juga pegang e-passpor, dan mencoba menggunakan auto gate di bandara Soekarno Hatta. Pas antri di bagian auto gate, aku sambil memperhatikan bagaimana cara orang di depan menggunakan auto gate, maklum pertama kali hihihi.. Dan ternyata menggunakan auto gate itu bukanlah proses yang mulus bagi semua orang, termasuk aku haha.. Beberapa kali aku harus merubah posisi e-passport dalam proses scanning. Setelah di bantu oleh petugas, akhirnya berhasil juga. Setelah sekitar 2 jam penerbangan, sampai juga di Kuala Lumpur. Karena tiket penerbangan yang aku beli Flythru, jadinya aku tidak perlu keluar Imigrasi. Tetapi aku harus berjalan ke bagian connecting flight. Lagi, barang-barang kita akan di scan x-ray. Lalu, barulah aku berusaha untuk men...

The 4th Dimension

By: Ps. Yonggi Cho (Korea Selatan) Manusia hidup di dimensi ke-3 (ruang, isi, dan waktu). Kalau binatang berada pada di dimensi ke 2. Tetapi ada tingkatan yang lebih tinggi, yaitu dimensi ke-4, dimensi yang tidak dapat dicapai oleh manusia. Dimensi ke-4 adalah dimensi-Nya Tuhan. Tuhan ada dari dulu, sekarang, esok dan selamanya. Roh kita bisa masuk ke dimensi 4 karena kasih Tuhan. Ingin berhasil?! Ketahuilah dimensi-Nya Tuhan. MUJIZAT MASIH ADA!!! Mujizat masih ada dan untuk semua orang! Ingin Mujizat terjadi? Thinking (Pikiran)   Ubahlah pola pikir kita. Berpikirlah hal-hal positif dan kata-kata yang membangun bahwa kita bisa. Buang pikiran negatif dan pikiran-pikiran "tidak bisa" Kita adalah orang-orang yang diurapi Roh Kudus. Berpikir positif = Mujizat mendekat Faith (Iman)  Roma 1:17 Tuhan selalu menyertai orang-orang yang mempunyai iman. Berdoalah dengan beriman. Punya iman + percaya Tuhan + Imani kuasa Tuhan + Imani goals kita Fokuslah dalam berdoa. Perc...

Witing Tresno Jalaran Saka Kulina

Teruntuk: Muridku, si adek kecil yang tidak merasa cantik dan mengiyakan dirinya jelek meski aku bersikukuh mengatakan bahwa kamu manis. November 2011 – Januari 2012. Halo Dek Amel yang biasa di panggil Dek Memey (dan yang aku baru tahu beberapa minggu setelah mendampingimu les, arti Memey = adik perempuan dalam bahasa Mandarin)! Gak kerasa yaa udah 3 bulan kamu jadi muridku, dan aku menjadi guru lesmu versi 2.3 –gingerbread (?). Hari pertama aku berkunjung ke rumahmu jujur saja detak jantungku berdegub kencang. Pikiran kemana-mana, dan juga rasa penasaranku pun timbul. Aku bertanya-tanya seperti apakah kamu? Adik kecil yang lucukah? Adik kecil yang penurutkah? Atau yg cupu kah? Aku turun dari motor, namun bukan kamu yang keluar, melainkan Bibi yang mengasuhmu keluar membukakan pagar. Kemudian disusul dengan kakak lelakimu keluar, mungkin hanya sekedar untuk melihat siapa guru les baru mu. Aku mengumbar senyum manis dan hangat. Bukaaaan! Bukan karena kakak lelakinya yang keluar itu ...