masih ingatkah tentang Mr. Sunshine? Apa kabarnya? Oke. Menjauh. Semakin jauh. Dan jauuuuuhh.
Lantas bagaimana denganku? Aku? Mengapa aku? Ya. Aku sudah tahu kepastiannya. Tidak. Bukan dia.
Semakin lama aku menyadari, tentang Mr. Sunshine itu........sementara.
Tetapi setidaknya, dia yang membuatku beranjak dari perasaan terhadap sang mantan.
Melompat, berpijak pada satu tumpuan. Bukan orang baru. Sudah cukup dikenal. 4 tahun bukan waktu yang singkat bukan?
Sekali lagi, aku bertanya. Kepada siapa lagi kalau bukan kepada diriku seorang. Apakah ini sungguh-sungguh aku rasakan? Sekali-kali saja orang itu tidak pernah mendekati kalau bahasa anak muda sekarang PDKT. Sama sekali tidak. Aku tahu sungguh apa yang akan dia lakukan ketika dia PDKT dengan seseorang. Sudah kubilang, 4 tahun bukan waktu yang sebentar, aku tahu setidaknya lebih dari 75% tentang dirinya, dan juga keluarganya.
Pada awalnya, memang aku menyimpan rapat. Ini soal Mr. Sunshine, orang ini, dan seseorang lagi, dan satu orang lagi.
Yeah, kelabilan ini memang terkadang membuat jengkel, dan serba salah. Dan sulitnya, tidak satu pun dari mereka yang menunjukan sedang melakukan pendekatan tersebut. Apalagi waktu melaju tanpa menunggu dan berhenti setidaknya sampai aku tahu bagaimana, maksudku..siapa.
Benar saja, sesuai waktu aku sadar. Bukan mereka diantara 3, seorang diantaranya sungguh-sungguh menganggap aku sebagai sahabat yang paling terpaling dan paling terpaling. Dia ingin persahabatan kita abadi.
Kelabilan terhadap 3 orang. Yang paling kuat terlihat care memang Mr. Sunshine, tetapi seorang lagi...setiap kata yang dia lontarkan membuat diriku selalu berpikir. Tetapi terhadap orang itu terkadang lost kontak, terkadang terlihat akrab. Sulit menjelaskan. Jadi kupikir adalah Mr. Sunshine.
Dan oleh karena waktu lagi, aku sadar benar. Bukan dia. Kapan aku sadar? Dua bulan yang lalu. Eeerr mungkin satu bulan lebih. Ya, satu bulan lebih.
Ternyata aku sekarang sedang condong kepada seseorang yang sudah lama aku kenal. Seseorang yang sudah 4 tahun aku kenal. Aku tidak tahu apa yang dia rasakan. Aku rasa dia biasa saja. Memang dia, dan keduanya (bukan Mr. Sunshine) adalah sahabat saya. Jadi.....mungkin mereka hanya menganggapku sebagai sahabat. Jadi, orang yang kukenal baik selama 4 tahun ini mungkin saja juga menganggap diriku sahabat seperti dua orang yang lainnya.
Jadi..aku menunggu waktu saja.
Seperti yang aku pernah bilang.. Semua ini bisa lanjut bisa tidak ada beberapa faktor yang berasal dari sikapmu, tingkahmu, dan segala sesuatu tentang mu dan juga faktor dari diriku.
Comments
Post a Comment